Skip to main content

Tips Sebagai Mahasiswa Baru




Hallo semua, kali ini gue bakal berbagi mengenai tips dan trik sebagai mahasiswa baru. Ya sekitar tahun 2013 yang lalu gue pernah merasakan menjadi mahasiswa baru. Walaupun sekarang, gue pun akan merasakan lagi menjadi mahasiswa baru haha. 


Yap, sebelumnya kalian harus tau dulu perbedan antara siswa dan mahasiswa. Kali ini gue bakal ngedefinisiin perbedaan itu dari sudut pandang gue ya. Jadi, menurut gue banyak perbedaan antara siswa dan mahasiswa. Dimana letak perbedaannya? Siswa itu adalah murid di sekolah. Dimana sekolah itu yang mengajar adalah guru. Lalu, saat belajar di sekolah, seorang siswa telah secara otomatis mendapat jadwal pelajaran dan materi pembelajaran. Dimana, jadwal pelajaran, kelas, hingga buku yang dipakai pun langsung dari guru yang mengajar di sekolah. Sebagai seorang siswa, tugasnya tinggal belajar, mengikuti kegiatan akademik yang berlangsung, mencoba kegiatan non-akademik yang mungkin menjadi ajang untuk menambah pertemanan dan melepas lelah selepas belajar lebih dari 6 jam di sekolah. Selain itu, sebagai siswa, kebanyakan masih tinggal bersama orang tua, sehingga tidak perlu memikirkan hal lain selain belajar, les dan mengembangkan diri. 

Sedangkan mahasiswa, tujuan utama mereka kuliah memang untuk mengemban pendidikan yang lebih tinggi. Ya, sama-sama belajar juga seperti siswa. Tetapi, seorang mahasiswa akan membuat jadwal kuliah mereka sendiri, memilih mata kuliah mereka sendiri, bahkan kuliah seorang mahasiswa bisa saja berkuliah hanya 3 jam dalam sehari. Sangat berbeda bukan dengan cara belajar sebagai siswa? Yap, tetapi seorang mahasiswa yang diajar dosen harus belajar mandiri diluar jam belajar di dalam kelasnya yang singkat tersebut. Lalu, kegiatan non-akademik di kampus merupakan salah satu ajang untuk mengasah soft skill dan juga mempelajari banyak hal yang tidak terdapat di dalam kelas. Selain itu, sebagai mahasiswa yang merantau atau jauh dari rumah, tentunya mereka akan membagi waktu mereka untuk mengurus kamar kos mereka, cucian terkadang sampai urusan perut, beberapa mahasiswa memilih untuk memasak dengan alasan lebih irit. 

Kurang lebih itu definisi garis besar dari perbedaan siswa dan mahasiswa dari gue. So, let's continue to the main topic. What should I do in college? 

1. Kenali lebih dalam mengenai kampus dan jurusan kalian.

Gue menjadikan itu hal pertama dikarenakan, kalian harus tahu dulu kampus kalian itu kampus yang seperti apa sih? Lalu, kalian juga harus tau mengenai jurusan kalian terlebih dahulu. Gimana caranya? Gue kan anak baru? Nah, ada baiknya, kalian googling dulu tuh tentang kampus dan jurusan kalian, setelah kalian kepoin sedikit tentang keduanya, pasti kalian itu bakal ada yang namanya masa orientasi, baik itu untuk kalangan kampus ataupun kalangan jurusan. Pergunakan waktu ini sebaiknya, biar kalian bener-bener kenal sama kampus dan jurusan kalian. Mulai dari kegiatannya, organisasinya, event yang sering dibuat dan lain sebagainya. Gali apapun yang kalian pengen tau dari kampus dan jurusan kalian. Gue yakin dengan kalian mencari tahu, kalian akan merasakan "kayanya gue cocok nih sama ini" disamping itu, dengan kalian banyak tahu, kalian jadi makin terbuka pikirannya untuk lebih sadar harus mengembangkan diri kalian di kampus dan jurusan seperti apa. Yap, tapi untuk tau arah kalian sebenernya kemana, kalian butuh waktu untuk adaptasi yang ga cuma seminggu dua minggu. Menurut gue, 3 bulan kalian baru mulai bisa notice sama diri sendiri cocok dan akan menekuni apa nantinya. Karena kalian juga udah mulai menejemen waktu kalian. 

2. Ambil secarik kertas dan tulis apa aja yang kira-kira bakal kalian capai.

Yap, ini sering banget gue lakuin sebenernya. Dan menurut gue it's quiet efficient. Kenapa gitu? Kalian udah punya tujuan, kalian dengan menulis bakal inget terus apa yang mau kalian gapai. Ibaratnya bikin kalian jadi inget cita-cita dari awal kuliah itu mau apa dan ngapain. Kalo gue dulu ambil kertas A4 dibagi dua, lalu gue tulisin deh itu target yang mau gue capai selama 4 tahun kuliah itu apa. Setelah gue tulis garis besar cita-cita gue untuk 4 tahun kedepan, gue bikin lagi target-target yang mesti gue capai/ langkah gue untuk mencapai cita-cita besar gue untuk 4 tahun kuliah. Biasanya langkah-langkah ini gue bikin per-semester. Jadi di depan meja belajar gue selalu ada 2 kertas tertempel haha. Satu yang besar, satu yang langkah-langkah untuk mencapai itu yang dibuat setiap semester. Yap, cita-cita yang besar harus di mulai dari sesuatu yang lebih kecil. Mungkin ini yang cukup menggambarkan maksud gue diatas. Tapi, kalo kalian punya gaya kalian sendiri itu ga masalah. Yang penting menurut gue, itu semua harus ditulis, karena kalo engga, kalian bisa lupa, terus nanti bisa berganti-ganti yang akhirnya menggiring kalian menjauh dari cita-cita yang mau kalian gapai selama kuliah itu. 


3. Do it! 

Nah, karena kalian udah tahu nih apa yang bakal kalian capai, sekarang tinggal kalian kerjakan dari yang termudah yang udah kalian tulis. Disini kalian di tuntut untuk menjadi seseorang yang bisa mengambil keputusan secara bijaksana, yaitu keputusan yang akan mempengaruhi diri kalian sendiri. Selain itu disini kalian belajar untuk menentukan skala prioritas dan bergerak dinamis, walaupun kalian sudah terstruktur dengan poin target yang udah kalian bikin sendiri. Saat menjalankan ini, mungkin kalian akan merasa capek ditengah jalan, bahkan tidak dapat dipungkiri, kalian bakal merasa gagal di tengah jalan karena merasa target kalian engga ada satu pun yang bisa kalian coret dengan spidol merah sebagai tanda telah selesai mengerjakan dan berhasil mencapainya. Gue mau berbagi sendiri, gue ini sering banget kok ngalamin hal kaya gitu, jadi gue udah plan sebaik mungkin dan berusaha sebaik mungkin tapi hasilnya masih belum memuaskan. Ya gue jujur tidak bilang gue engga sedih atau sedikit galau. Gue tetep ada pikiran kaya gitu, tapi engga gue jadikan berlarut-larut. Gue langsung berfikir lagi apa yang kira-kira hal lain yang mirip dengan ini, alias value yang sama tapi dengan sesuatu yang mungkin lebih mudah gue capai. Semisal, gue pernah mentargetkan dapat IP Semester 3.4 dengan matkul A B C D nilainya semua perfect, lalu sisa matkul lainnya standart aja alias B atau AB, ga perlu A untuk bisa tercapai IP Semester 3.4. Namun, pada kenyataannya, matkul-matkul pilihan yang gue awalnya bakal berfikir bisa dapat sempurna malah ga bisa. Dan kebalikannya, yang gue anggep ga bisa malah berpeluang dapat sempurna. Dari situ gue merubah strategi gue. AHA! kata ini baru keluar. STRATEGI, yap penting banget strategi saat kalian mulai melakukan sesuatu untuk mencapai apa yang kalian harapkan agar berjalan dengan baik dan meminimalisir kesalahan-kesalahan saat kalian dalam perjalan mencapainya. 

4. Konsisten dan Bertanggung Jawab

Sesuatu yang sangat penting lagi ini, yaitu kalian harus sangat konsisten dengan apa yang sudah kalian mulai. Gue pribadi merasa, dengan konsisten, akan membentu pribadi yang lebih menghargai kerja keras yang sudah kalian lakukan, walaupun kerja keras kalian belum 100% berhasil. Tapi dengan konsisten, menunjukan kalian sudah berusaha cukup jauh dalam menggapai apa yang kalian ingin capai. Lalu, ditambah dengan bertanggung jawab dengan apa yang sudah kalian pilih, dalam memulai, mengambil keputusan ditengah-tengah, bahkan bertanggung jawab akan mimpi yang sudah kalian impikan dari awal. Jangan sampai, impian dan cita-cita yang sudah kalian susun dengan baik dan rapih, kalian abaikan begitu saja dengan menganggap semua akan berjalan seiring waktu bergulir. BIG NO. Gue percaya, dengan kalian bertaggung jawab akan apa yang sudah kalian mulai, bakal berefek positif bagi kehiduan sosial kalian nantinya. Terus, kalo kalian anggap mimpi awal kalian adalah sesuatu yang sangat tidak mungkin, saat kalian mulai menjalaninya, kalian jangan behenti dengan mimpi itu tapi ganti dengan sesuatu yang lain, boleh dari valuenya, boleh dari tingkat kesulitannya atau mungkin kalian pecah cita-cita itu menjadi sesuatu yang lebih kecil. Gue dulu, berfikir untuk bisa jadi juara 1 PIMNAS (pekan ilmiah mahasiswa gitu dan cukup bergengsi gitu deh), tapi ternyata susah gitu kan ya, akhirnya gue ga langsung udahan sama mimpi gue untuk bisa jadi juara 1 keilmiahan tingkat nasional itu. Gue ikut lomba ilmiah lain yang sama-sama tingkat nasional dan akhirnya itu bisa gue capai. Bahkan, karya ilmiah gue itu bisa di lanjutkan ke tingkat Internasional. Lain lagi, dulu gue pengen banget bisa jadi bagian dari organisasi jurusan gue yang fokus ke otomotif waktu itu, tapi ternyata gue gagal bisa masuk ke organisasi itu. Tapi, gue ga berhenti disitu aja sih ya, gue berfikir, organisasi apa yang bisa bikin gue juga belajar tentang otomotif. Yap, akhirnya gue gabung ke workshop-nya dosen gue yang disana juga fokus banget sama otomotif. Bahkan disana gue belajar ga cuma diesel atau pun bensin aja, tapi gue belajar tentang otomotif yang berbahan bakar listrik. So, engga ada yang ga bisa kalian capai dari apa yang udah kalian bikin, tinggal kalian bertahan dan kreatif untuk mencari peluang-peluang serta membuat cita-cita kalian itu luwes, ga saklek. Sekali lagi, kalian harus luwes, bahwa cita-cita kalian itu akan disamakan dari value, tingkat kesulitannya atau apanya itu tergantung kalian. 

5. Menejemen Waktu dan Prioritas
Ini nyambung sama bagian ke tiga sebenernya. Yap, menejemen waktu itu penting banget, karena sebagai mahasiswa kalian harus bener-bener bisa menjadwalkan diri kalian sehari-harinya harus apa dan gimana. Skala prioritas menjadi salah satu yang memudakan kalian dalam membuat keputusan, dan manage waktu kalian. Kalo gue, dulu selalu punya catetan kecil yang bisa gue kantongin atau gue taro di tempat pensil. Isi catetan itu, tentang deadline tugas-tugas, jadwal kuliah sampe ke jadwal sehari-hari gue. Jadi gue biasanya tiap pagi/malem sebelum tidur, bikin dulu jadwal untuk kegiatan yang bakal gue kerjain besok, sekalian cek deadline tugas-tugas. Contohnya, 

05.00 Bangun Subuhan
06.00 Mandi dan siap-siap ke kampus
07.00 - 09.00 Mekanika Fluida 1, kelas A202
09.00 - 10.00 Makan dan istirahat
10.00 - 12.00 Mekanika Benda Padat, B212
12.00 - 14.00 Ishoma
14.00 - 16.00 Ngerjain tugas buat besok/nycicil tugas-tugas yang baru dikasih atau yg deadline masih lama, biar ga dadakan (Kalo gue tuh bukan deadliner soalnya)
17.00 - 22.00 Kegiatan kampus, organisasi, atau belajar bareng atau ngelesin atau sebagainya

Biasanya ga pas jam 22.00 banget gue sampe kos, pasti jam 12an atau set1 kalo emang hari itu gue lagi padet banget. Terus gue engga langsung tidur, biasanya gue siapin buat kuliah besok, gue cek lagi tugas/kuis atau engga di catetan kecil gue itu. Kalo udah aman, gue tidur, kalo misal ada kuis/tugas, walaupun gue udah kerjain siang, bakal gue cek lagi. Baru tidur dan bangun langsung ke kampus lagi. Tapi itu tadi cuma contoh aja ya, kalian pasti bisa kembangin sesuai diri kalian guys!


6. Pentingnya komunikasi dengan orang tua dan dosen wali di kampus

Ini penting, karena sebagai penyeimbang kalian dalam menjalankan keseharian kalian sebagai mahasiswa. Ibaratnya, mereka juga sebagai senjata ampuh kalian buat nge-rem kalian kalo kalian udah ga on-track, atau bisa jadi tempat berdiskusi dalam menentukan keputusan yang bakal kalian ambil. Biar gimana pun, orang tua adalah sumber kekuatan kalian, dari doa mereka juga semua bisa lancar. Dosen wali pun yang sebagai pengganti ortu di kampus, yang bakal menjamin kalian dan bantu kalian selama kalian di kampus. Jadi ada baiknya banget kalian itu memasukan hal ini dalam menjalankan kehidupan sebagai mahasiswa. Entah kenapa gue bersyukur sewaktu gue kuliah, dapet dosen wali yang super support gue! Dan, enak banget diajak bertukar pikiran, bahkan doi, bantuin gue banyak hal. Thanks Pak!!


7. Motivasi 

Yap, engga dipungkiri ya, untuk mencapai sesuatu butuh pacuan yang namanya motivasi, baik itu dari dalam diri kalian sendiri atau dari luar. Pasti buanyak banget hal yang bisa kalian jadiin motivasi. Kalo belum ada? segera cari ya motivasi kalian apa. 


8. Jaga kesehatan dan tetap ingat Tuhan

Serius ini juga penting, kalo udah sakit, kalian pasti bakal terganggu dalam kegiatan sehari-hari kan? Makanya sehat itu memang mahal sih, tapi kadang kitanya yang suka bandel dan malas olahraga hehe. Dan, inget Tuhan, karena Dia adalah sebaik-baik perencana. 


9. Jadi orang yang mudah bergaul dan jangan malu bertanya

Karena kalian baru, tentu kalian perlu dong teman-teman baru, masa iya kalian bakal sendirian apa-apanya. Kalian adalah makhluk sosial, maka kalian butuh bantuan orang lain. Entah itu kalian bakal satu kelompok atau apapun nanti. Jadi kalian harus mudah bergaul dan jangan terlalu pilih-pilih temen, bukan ngajarin kalian pilih-pilih temen. Kalian harus baik sama semua orang, tapi gue tau, kalian ga akan bisa cocok sama semua orang, bahkan untuk membahagiakan banyak orang aja kalian belum tentu bisa kan. So, pilihlah yang beenr-bener tulus berteman dengan kalian ya!

Terus kalian jangan malu bertanya, karena kalian baru, kalian pasti banyak engga taunya daripada taunya kan haha, Jadi, jangan malu bertanya, karena bisa sesat dijalan.


10. Nikmati 

Terakhir dari gue adalah, nikmati. Karena, semua yang kalian lakuin diatas, kalo kalian engga menikmatinya, akan menjadi beban buat kalian sendiri. Jadi, semua yang udah gue share diatas, harus bener-bener sesuatu hati kecil kalian yang jarang berbohong itu. Supaya kalian enjoy ngejalaninnya, nikmati saat ngejalanin. Bikin kalian engga mudah sedih dan patah haha. 



Ganbarimasu! Semangat! 

Selamat menjadi mahasiswa baru, masa-masa yang sangat membantu dalam perkembangan berpikir dan bersikap kalian. Semangat dan selamat dalam menggali sebanyak-banyaknya ilmu, kuliah adalah tempat belajar, dimana kalian salah, kalian tidak salah, karena kalian belajar, kecuali kalian sudah belajar lalu salah, berarti memang kalian salah. Tapi lebih baik kalian salah saat kuliah daripada kalian salah saat kerja. 


SEKIAAAAN~~~
 
 
 
 


 
 
 
 


Comments

Popular posts from this blog

Kagum yang Memotivasi

Hari ini gue mau menulis tentang kisah yang mungkin bisa jadi inspirasi buat kita yang membacanya.  Dua aktor ini gue sebut aja Amanda dan Amarel.  Gue mengambil point of view dari sisi Amanda saat menulis ini.  Suatu ketika, saat Amanda baru saja menjadi siswi baru di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Jakarta. Amanda bukanlah anak yang jenius atau selalu rangking saat ia duduk di bangku SD. Hingga, saat SMP, Amanda berniat untuk menjadi pribadi yang lebih baik dengan menjadi siswi berprestasi dari segi akademik dan non-akademik. Amanda mengawali niatnya dengan mencari teman sebangku yang bisa diajak belajar bersama, lalu mulai belajar setiap harinya disamping mengerjakan PR dari sekolah. Hari pun berlalu dengan cepat, hingga pada saatnya, Amanda bertemu dengan seorang kakak kelasnya yang duduk dikelas dua saat itu. Amanda sangat silau melihat kakak itu. Ia belum merasakan apapun dalam dirinya, hanya merasa kakak itu sangat hebat. Amanda pu...

Seblak Jeletet Murni - Indonesian Food Review

Hari ini gue bakal mereview makanan Indonesia (Indonesian Food) yang berasal dari daerah Jawa Barat. Lebih tepatnya adalah Bandung, sebagai kota yang mempopulerkan makanan ini. Makanan ini biasa disebut dengan kata "SEBLAK". Sebetulnya, seblak ini tidak mutlak dari Bandung, di Sumpiuh Jawa Tengah atau di Cianjur misalnya, panganan ini sudah ada sejak sebelum kemerdekaan Indonesia. Yap, seblak yang merupakan panganan yang dibuat dari kerupuk basah/makaroni, dimasak bersamaan dengan sayur, telur, ayam atau pelengkap lainnya dalam satu kuah gurih dan biasanya dinikmati dengan rasa pedas yang cukup kuat. Berbicara tentang rasa pedas, beberapa waktu terakhir, seiring dengan populernya seblak, banyak masyarakat yang menjadikan kuliner ini sebagai salah satu peluang usaha. Dikarenakan, pembuatannya yang cukup mudah, dan mampu diterima oleh berbagai lapisan masyarakat. Salah satu yang terkenal kini adalah " Seblak Jeletet Murni ". Yap, seblak ini menjadi sangat te...